Transplantasi Karang Sebagai Kekuatan Ekonomi Berkelanjutan Di Pesisir Kabupaten Lombok Tengah (Bagian 2)

with No Comments
Transplantasi Karang di Lombok Tengah
Transplantasi Karang di Lombok Tengah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak hanya materi ruang saja, namun kegiatan pengembangbiakan jenis ikan (transplantasi karang) mengajak peserta untuk terlibat aktif dalam transplantasi karang. Lima buah struktur terumbu buatan ditempatkan, tepatnya di perairan Teluk Awang. Bersama, pada terumbu buatan tersebut di tempatkan bibit karang sesuai dengan teknik tranpslantasi karang yang telah diberikan oleh narasumber. Kedepan, kelompok masyarakat ini akan memantau dan merawat karang agar tumbuh dengan baik.

Seperti diketahui bahwa Kabupaten lombok Tengah sejak awal telah dikaruniai sumberdaya pesisir dan laut yang melimpah, namun pemanfaatan yang tidak berkelanjutan menyebabkan menurunnya daya dukung yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, BPSPL Denpasar melakukan kegiatan pengembangbiakan jenis ikan (transplantasi karang) berbasis pada masyarakat. Korelasinya adalah mengembalikan struktur dasar penopang ekosistem pesisir dan laut agar daya dukung terhadap sumberdaya dapat meningkat. Tutupan karang yang hanya 20 % di wilayah perairan Kabupaten Lombok Tengah dapat ditingkatkan. Ikan ekonomis penting semakin banyak, dan tangkapan nelayan semakin melimpah.

Tanggal 12 – 13 November 2015 bertempat di Desa Merta Kabupaten Lombok Tengah yang berada di Teluk Awang kegiatan pengembangbiakan jenis ikan ini dilaksanakan. Dengan pemberian ketrampilan dan pengetahuan terkait dengan karang dan bagaimana membiakkannya diharapkan masyarakat mampu untuk mengelola transplantasi karang yang dibuat. Ikram M Sangadji Kepala BPSPL Denpasar setelah memberikan arahan kepada peserta, menyerahkan 15 set alat selam dasar kepada kelompok. Beliau berpesar agar peralatan yang diserahkan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memantau terumbu karang di wilayah perairan tersebut. Pengelolaan yang baik akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat khususnya kelompok konservasi tersebut. Selain menjadi rumah ikan, lokasi transplantasi karang juga nantinya dapat menjadi site penyelaman baru yang menarik baik wisatawan yang berkunjung ke Pulau Lombok. [hnc]

Leave a Reply