Sosialisasi Pembentukan POKJA RZWP3K Kabupaten Bima

with No Comments

sos_bima[AA. Gde Candra] Tahun 2013, Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL Denpasar) melaksanakan kegiatan Fasilitasi Penyusunan Dokumen Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di beberapa kabupaten/kota. Salah satu kabupaten yang mendapatkan fasilitasi adalah Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penyusunan RZWP3K merupakan amanat Undang-Undang 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang dituangkan kedalam pasal 7 ayat 3 yang berbunyi “Pemerintah Daerah wajib menyusun semua rencana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 sesuai dengan kewenangan masing-masing”. Pasal 7 ayat 1 yang dimaksud adalah Perencanaan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil terdiri atas; (a). Rencana Strategis Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang selanjutnya disebut RSWP-3-K; (b). Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang selanjutnya disebut RZWP-3-K; (c). Rencana Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang selanjutnya disebut RPWP-3-K; dan (d). Rencana Aksi Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang selanjutnya disebut RAPWP-3-K.

Kegiatan penyusunan RZWP3K di Kabupaten Bima diawali dengan kegiatan Sosialisasi Pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) RZWP3K. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 April 2013. Sosialisasi bertujuan untuk menyegarkan kembali pengetahuan aparat dearah terhadap konsep pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sekaligus tindak lanjut berupa pembentukan POKJA. Sosialisasi dibuka oleh Bapak H. Abdul Wahab selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Bima dengan menyampaikan dukungan dan harapan pemerintah terkait dengan pembangunan wilayah pesisir Kabupaten Bima. Selanjutnya disampaikan materi terkait penyusunan RZWP3K oleh Bapak Ir. Ikram M. Sangadji, M.Si (Kepala BPSPL Denpasar).

Setelah pemaparan materi, selanjutnya dilakukan diskusi dengan beberapa hal penting yang dapat disarikan, yaitu:

  1. Kabupaten Bima memiliki nilai strategis tingkat nasional yaitu berbatasan langsung dengan negara tetangga (Australia) dan sebagai kawasan penyangga Taman Nasional Komodo.
  2. Terdapat 150 pulau-pulau kecil yang terdiri dari 2 pulau yang berpenduduk, 77 pulau bernama, dan 73 pulau tak bernama.
  3. Peserta sosialisasi yang terdiri dari SKPD terkait dan masyarakat sepakat akan segera membentuk POKJA untuk melaksanakan penyusunan RZWP3K.

Leave a Reply