PENIMBANGAN SAVE THE SEA TURTLE FESTIVAL 2016

with No Comments
Penimbangan Save The Sea Turtle Festival 2016
Penimbangan Save The Sea Turtle Festival 2016

 

Buleleng, minggu tanggal 19 Juni 2016 bertempat di pantai penimbangan kabupaten buleleng diadakan acara pelepasan seratus  tukik dan 1 penyu hijau, Aksi bakti sosial juga menjadi agenda dalam kegiatan yang digagas sejumlah Komunitas di Buleleng tersebut diantaranya aksi bersih pantai, penanaman pohon ketapang disepanjang Pantai Penimbangan Timur.  Acara ini dihadiri perwakilan BPSPL Denpasar, BKSDA, Assiten III Setda Buleleng Ketut Asta Semadi bersama Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng, Made Arnika, Kasat Polair Polres Buleleng, AKP Putu Aryana dan Pasi Ops Kodim 1609 Buleleng, serta Kepala Desa Baktiseraga Gusti Putu Armada bersama Kepala Dusu Galiran Gede Riasa.

Kegiatan Penimbangan Save The Sea Turtle 2016 berawal dari kepedulian kelompok nelayan dan beberapa komunitas di Buleleng akan muncunya penyu dan bertelur di sepanjang Pantai Penimbangan pada sisi timur, bahkan upaya perlindungan dilakukan warga secara patungan dengan membuat satu pos pengamanan. Jumat sebelumnya pada tanggal 18 juni 2016 beberapa kelompok nelayan setempat, perwakilan polair dan pemerhati penyu  ini telah mengikuti kegiatan pembinaan kelompok pelestari penyu dari BPSPL Denpasar yang diadakan di dinas perikanan dan kelautan buleleng. Dalam acara ini juga BPSPL Denpasar membagi-bagikan poster penanganan penyu dari bertelur hingga tata cara pengamatan penyu dilaut.

kegiatan Save Penyu Penimbangan juga diwarnai dengan pengumpulan donasi yang dilakukan anggota Pramuka dari Saka Bahari Kwarcab Buleleng dan juga lelang lukisan dari Dient Cartoon yang seluruh dana tersebut diberikan kepada aksi Save Penyu Penimbangan. Agenda kegiatan yang berlangsung hingga tengah malam diwarnai pementasan aksi para musisi Buleleng, diantaranya Ake Buleleng, AA Rock N Roll, Oi Buleleng Band, Gede Bagus X Faktor, Pride Of Lion, Poleng Band dan Jerry S serta penampilan Bondres Rarekual termasuk Sanggar Seni Bakti Kembang

Penyu hijau merupakan jenis penyu yang dilindungi berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan surat edaran menteri kelautan dan perikanan No : 526/MEN-KP/VIII/2015, dalam surat edaran tersebut Penyu merupakan salah satu jenis ikan yang dilindungi baik berdasarkan ketentuan hukum nasional maupun ketentuan internasional, karena keberadaannya telah terancam punah, yang diakibatkan oleh faktor alam maupun aktivitas manusia. Di Indonesia terdapat 6 (enam) jenis penyu yang dilindungi yaitu: Penyu Hijau (Chelonia mydas); Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata);  Penyu Tempayan (Caretta caretta); Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea); Penyu Ridel/Abu-abu (Lepidochelys olivacea); dan  Penyu Pipih (Natator depressa). [ND/BPSPL DENPASAR]

Info Kontak Lebih Lanjut:

Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar

Jalan By Pass Prof. Ida Bagus Mantra, Pering – Gianyar

Telepon (0361)4794821, Faksimile (0361) 4794822

e-Mail: bpspl.denpasar@kkp.go.id

Leave a Reply