Lagi Hiu Paus Mati Terdampar Kenjeran Surabaya

with No Comments
Proses Identifikasi Hiu Paus di Kenjeran Surabaya
Proses Identifikasi Hiu Paus di Kenjeran Surabaya

Hiu paus kembali terjerat jaring nelayan, kali ini di perairan Kenjeran Surabaya. Sebelumnya pada tanggal 12 Oktober 2015 yang lalu hiu paus mati terjerat jaring di Kedungcowek yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Kenjeran. Memang pada bulan September sampai bulan November merupakan jadwal bagi kawanan hiu paus tersebut melintas dan mencari makan di wilayah perairan Kota Surabaya. Perlu diketahui bahwa hiu paus merupakan jenis ikan yang memiliki jalur migrasi tertentu untuk berkembangbiakan dan mencari makan.

Tanggal 25 Oktober 2015 pukul 09.00 nelayan mengetahui bahwa hiu paus telah terperangkap di jaring mereka. Selanjutnya BPSPL Denpasar dan POKMASWAS melakukan upaya penanganan dengan mengamankan hiu paus yang telah dibawa ke darat oleh nelayan. Pengamanan ini dilakukan agar nelayan tidak memanfaatkan bagian tubuhnya. Identifikasi yang dilakukan oleh Tim BPSPL Denpasar M Isbait Wattihelluw, diketahui terdapat luka di beberapa bagian hiu paus tersebut. Memiliki panjang total (TL) 7 m, lebar 1.7 dan berat diperkirakan 2-3 ton.

Koordinasi dilakukan dengan instansi terkait seperti PSDKP dan Dinas Pertanian Kota Surabaya guna penanganan yang komprehensif. Penanganan dengan dikubur merupakan alternatif yang paling baik dalam proses penghancuran bangkai hiu paus. Penanganan ini sudah sesuai dengan metode penghancuran bangkai hiu paus yang telah dibuat oleh BPSPL Denpasar. Selain dikubur, bangkai hiu paus dapat juga dibakar atau ditenggelamkan. Namun dikubur merupakan penanganan yang terbaik saat ini, ujar Ikram M Sangadji Kepala BPSPL Denpasar. Rencanaya bangkai hiu paus tersebut akan dikubur di pantai lokasi didaratkannya pada 26 Oktober 2015. [hnc]

Leave a Reply