Ketika Murid-Murid SD Persitim 2 Kupang Bertanya tentang Laut Mereka?

with No Comments

Mengapa para nelayan menangkap ikan dengan menggunaan trawl, bom, dan racun??apa manfaatnya??dan apa kerugiannya?? Ikan hiu makanannya apa?? Dimanakah Raja Ampat berada??

kupang_nov13aPertanyaan-pertanyaan lugu tersebut dilontarkan oleh para siswa-siswi SD Persitim 2 Kupang kepada rekan-rekan dari BPSPL Wilker NTT ketika melakukan Sosialisasi Konservasi Sumberdaya Ikan di sekolah tersebut, Sabtu 16 November 2013. Sebanyak 35 siswa-siswi kelas VI-A dan VI-B SD Persitim 2 Kupang terlihat sangat antusias mengikuti jalannya acara sosialisasi ini. Tak henti-hentinya mereka mengagumi keindahan terumbu karang dan ikan-ikan di perairan Raja Ampat yang ditampilkan dalam video. Selain di Suaka Alam Perairan (SAP) Raja Ampat, ditampilkan pula keindahan alam bawah laut Taman Nasional Komodo yang berada di Nusa Tenggara Timur.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar ke 3 di dunia, memiliki 13.446 pulau dan 99.093 km panjang garis pantai. Indonesia juga terletak di Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle) yang di dalam perairannya terdapat kurang lebih 2.500 species moluska, 2.000 spesies crustacea, 6 spesies penyu laut, 30 mamalia laut, dan lebih dari 2.500 spesies ikan laut. Dengan potensi tersebut, Indonesia merupakan salah satu negara terpenting di dunia sebagai penyimpan keanekaragaman hayati laut tertinggi.

Namun di sisi lain, keanekaragaman hayati kelautan dan perikanan kita sedang mengalami tekanan berat dari penangkapan ikan dengan menggunakan trawl, racun, dan bahan peledak. Selain itu penangkapan berlebih, sedimentasi dan pencemaran merupakan ancaman yang tak kalah beratnya. Belum lagi, perburuan satwa liar mengatasnamakan tradisi seperti paus dan penyu, serta perburuan ikan hiu untuk semangkuk sup sirip hiu. Fenomena pemanasan global (global warming) yang terjadi saat ini makin menambah ancaman terhadap keanekaragaman hayati kelautan dan perikanan kita.

Kegiatan konservasi sumberdaya ikan menjadi salah satu upaya yang sangat penting dalam memulihkan kondisi pesisir dan laut kita. Masyarakat perlu ditumbuhkan kesadarannya mengenai pentingnya menjaga dan mengelola sumberdaya kelautan untuk kelangsungan kehidupannya. Kegiatan Sosialisasi Sumberdaya Ikan yang bertajuk “Goes to School” ini merupakan salah satu upaya konservasi melalui bidang pendidikan yang bertujuan agar anak-anak usia sekolah mengenal potensi kelautan dan pesisir agar mereka dapat lebih mencintai dan menjaganya di kemudian hari.

kupang_nov13b kupang_nov13f kupang_nov13g  kupang_nov13c kupang_nov13d kupang_nov13e

Leave a Reply