Hiu Paus Mati Terdampar Di Kelurahan Kedungcowek Surabaya

with No Comments
Hiu Paus di Kedungcowek Surabaya
Hiu Paus di Kedungcowek Surabaya

Seekor hiu paus terdampar mati di Kelurahan Kedungcowek Kecamatan Bulak Kota Surabaya tanggal 12 Oktober 2015. Diketahui bahwa hiu paus dengan panjang 7 meter dan lebar dorsal 1,8 meter mati karena terjerat jaring nelayan. Hiu paus dengan berat 2.5 ton ini terjerat jarring di sekitar 1 mil pantai Kelurahan Kedungcowek yang diketahui merupakan daerah ruaya hiu paus.

Hiu paus merupakan jenis ikan yang telah dilindungi oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No 18 tahun 2013. Hiu paus saat ini tergolong ikan yang langka karena reproduksinya yang rendah dan memiliki faktor keterancaman yang tinggi. Saat ini BPSPL Denpasar sedang melakukan penanganan dengan pihak terkait agar ikan yang dilindungi ini tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. DKP Provinsi Jawa Timur, Dinas Pertanian Kota Surabaya, Koramil Kecamatan Bulak, PSDKP Satker Surabaya dan POKMASWAS terlibat langsung dalam proses penanganan tersebut. Direncanakan pada tanggal 13 Oktober 2015 besok, hiu paus akan dikubur di pantai Kedungcowek.

Penganan dengan dikubur merupakan alternatif yang paling baik dalam proses penghancuran bangkai hiu paus. Penanganan ini sudah sesuai dengan metode penghancuran bangkai hiu paus yang telah dibuat oleh BPSPL Denpasar. Selain dikubur, bangkai hiu paus dapat juga dibakar atau ditenggelamkan. Namun dikubur merupakan penanganan yang terbaik saat ini, ujar Ikram M Sangadji Kepala BPSPL Denpasar. Upaya lain seperti sosialisasi dan pemasangan papan himbauan juga dilakukan oleh BPSPL Denpasar mengingat di wilayah perairan Surabaya merupakan jalur utama migrasi hiu paus. [hnc]

Leave a Reply